Seberapa jauh mimpi bisa membawa…


Aku… seorang pemimpi. Aku suka bermimpi. Melihat ke depan, mengetahui ada banyak hal yang bisa diwujudkan dengan tangan kecilku, sangat menyenangkan. Perasaan itu serupa seorang pelukis melihat kanvas putih…tanpa warna dan polos. Satu per satu garis mewujudkan rupa hatinya. Satu per satu warna meneriakkan jiwanya. Satu per satu dibentuk dengan makna membentuk sejuta keping bagian diri berharap dapat menyampaikannya pada dunia.

Aku…seorang pemimpi. Hidup dengan impian tidak mudah dan terkadang menyakitkan. Tapi aku bahagia, lebih bahagia dari mereka yang melupakan mimpinya. aku tidak menjadi bodoh dengan mempercayai sebuah mimpi. Aku hanya percaya bahwa bukan "mimpi yang terwujud" yang terpenting tapi perjalanan menuju mimpi. Apa yang kulalui sekarang adalah jalan terindah menuju mimpiku. Dan lebih indah lagi karena aku tidak sendiri. Aku punya Dia… Sahabat setiaku. Dia mengatakan padaku untuk terus maju meski dunia menghentikan langkahku. Dia membuka jalan meski dunia tidak bisa menerimaku. Dia… mencintaiku meski dunia menutup matanya. Dia adalah segala hal ketika semua menjadi mustahil. Dia… Sahabatku…  berkorban nyawa agar aku dapat meraih mimpiku….Mimpi membawaku mengenal Dia

Jika hati adalah akar

Maka izinkan aku memberi kabar

kepada semua insan

Telesuri setiap jalan

temukan satu impian

tentang bahagia

dibalik semua yang menjadi nyata

    

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s