A return to Love


Kekuatiran terdalam kita
Bukanlah bahwa kita tidak cukup pantas.

Kekuatiran terdalam kita adalah bahwa kita
dikaruniaiNya kemampuan yang luar biasa

Sebetulnya yang paling menakutkan kita
adalah “cahaya” yang bersinar dalam diri kita, dan bukan kegelapan kita

Kita cenderung bertanya pada diri sendiri,
Siapakah aku ini, apakah aku ini
sehingga dikarunaiNya kecerdasan, kebaikkan, dan berbagai keahlian?

Sesungguhnya,
Siapakah kamu, sehingga berani menyangkal realita itu?

Kamu adalah ciptaan Allah yang paling mulia,
yang dicintaiNya dengan mesra bagai
seorang Bapak kepada anakNya
Penyangkalanmu terhadap Kasih SayangNya
takkan bermanfaat bagi perbaikkan dunia.

Bukanlah suatu pencerahan
upayamu “memengkerutkan” diri sendiri
sehingga orang lain
tak merasa tidak aman disekelilingmu

Kita dilahirkan
untuk turut mewujudkan sebagian kecil kemuliaan Allah
yang ada juga dalam diri kita, fitrah kita

Fitrah yang suci ini bukan cuma ada dalam diri sebagian kita,
dia ada dalam diri setiap manusia.

Dan begitu kita membiarkan cahaya kita bersinar,
secara tak sadar kitapun memberi kesempatan orang lain untuk turut memancarkan sinarnya

Begitu kita bebas dari kekuatiran kita,
Kehadiran kita secara otomatis akan membebaskan orang lain pula.

Diterjemahkan bebas dari tulisan Mariane Williamson. “a Return to love”

Iklan

Satu pemikiran pada “A return to Love

  1. terkadang manusia bingung bagaimana cara agar cahaya itu memancar……
    cahaya itu ada atau ga kadang kita tidak tahu n tak mw merasakan mungkin tertutup oleh ego yang lebih kuat daripada cahaya itu sendiri…..
    tp hal kecil yang mungkin mudah dilakukan adalah dengan SENYUM pada siapa saja,walau kecil tapi itu sangat bermakna………..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s