SnorKELING


Huai…. Welcoming Februari, everyone!!! (^^).

hehehe.. dah sejak tanggal 1 kemaren status gw di Ym ntu. It’s february already. time tik-tak really fast, huh? well… a lot of things happened in my life though. January gave me a lot of question and task to do. but I’m prod enough to tell you, the worst have been passed and it’s time for a brand new start and adventures.

well… let me introduce you, my new charming world: IT’S UNDER THE SEA WORLD.

Ingat kan? di postingan sebelumnya, gw merindukan banget alam. dan akhir januari kemarin, gw dan beberapa teman akhirnya menjawab panggilan rindu dan bertolak ke kepulauan seribu (again!). Kami pertama2 ke P. Pramuka dan kemudian as usual menginap di pulau Semak daun. Perjalanan menuju kepulauan seribu bisa ditempuh dengan kapal ojek dari pelabuhan Muara Angke. Tarif kapalnya Rp. 30.000,-. Tapiii… kudu bangun pagi2 untuk bisa naik kapal ini. Kapal ini berangkat sekitar jam 7  setiap harinya. tujuannya adalah ke pulau-pulau yang padat penduduk di kepulauan seribu, seperti: P.Pramuka, P. Tidung, P. Untung Jawa, dan P. Kelapa. Mudah sekali untuk pergi ke pulau2 itu, dan setiap pulau mempunyai ciri khasnya masing2. P. Pramuka : Penangkaran penyu, diving, snorkeling. P. Tidung: snorkeling, pengembangan? bibit mangrove, Jembatan kayu yang menghubungkan P. Tidung kecil dan besar. P. untung jawa: Mancing, jembatan kayu, mangrove. P. kelapa: well… pulau ini dihuni oleh para nelayan2 jakarta.  hehehe. jadi yah lumayan ramai dan banyak penangkaran ikan.

eniwei… menyebrang ke pulau dan bermain di pantai memang kegiatan gw yang baru y berkembang di tahun 2009. gw dan teman2 memang baru mulai merambah dan menjajaki kegiatan berpetualang di laut ini semenjak tahun 2009. dan kami berusaha mengejar ketinggalan. (^^)>. Ketinggian gunung memaparkan banyak hal tentang mimpi, dan gw ga akan lupa dengan gunung hanya karena sedang terpesona dengan pantai dan laut. Gw bukannya ganti agama dengan menjadi anak pantai. tapi gw mau jadi anak alam yang bisa bertahan hidup baik di gunung maupun di lautan. daaannn…. pantai gak kalah asyik dengan gunung. dua-duanya sama-sama membuat gw jatuh cinta. gw ga mau punya label anak gunung atau anak pantai lagi. gw mau punya label anak alam. (^^).

hehehe…

Kegiatan yang paling2 menyenangkan di laut saat ini bagi gw (selain foto2 tentu saja) adalah : snorkeling. yup…. nontonin ikan2 berenang sambl kebakar matahari sampai kulit keling (baca hitam). hehehehe. Gw baru pernah nyoba snorkeling waktu akhir desember lalu dan karena gw ga bisa berenang, gw selalu memakai live jacket. (>,<). pertama kali gw snorkeling… gw ga BISAAA…… (>,<). ga enak bgt… dikit2 nelen air laut sampe2 selesai snorkeling perut gw rasanya kembung. tadinya gw pikir itu kesalahan ada di gw yg emang  so kepedean ga mau latihan dulu. begitu nyebur…. yah gitu deh megap2. setiap semenit kudu ambil napas, karena air laut masuk ke snorkel. beh… cape bgttt…walopun mengapung pake live jacket, tapi cape buat ngambil napasnya. gara2 ntu. gw jadi ga suka snorkeling. pdhal waktu ntu spot snorkelingnya bagus (daerah perairan semak daun). dan pertama kali gw mengintip laut lewat google gw… beh…. rasanya kaya masuk ke dunia “sebastian” (si kepiting merahnya little mermaid). dan lagu “under the sea”  mengiang2.

TERNYATA usut punya usut… setelah gw menceritakan pengalaman perdana gw snorkeling…. dan tukeran snorkel sm ai… gw baru tahu ternyata kesalahan ada di SNORKEL yang gw sewa itu. snorkelnya bocor, mknya kl gw narik napas terlalu kencang, air laut masuk ke dalam snorkel gw. (-.- !). capeee dehhh…..

Nah, bekal pengalaman itu, membuat gw berhati2 memilih snorkel sewaan kemarin. Tekad gw waktu nyampe di P. pramuka kemarin adalah menyewa snorkel warna hijau terang. soalnya waktu pertama nyewa… gw sewa yang warnanya item…jadi gw musuhan sm snorkel hitam. di kapal Pak tobing (guide yang mendampingi kami selama snorkeling), gw dah milih baik2 snorkel yang mau gw pakai. dan waktu nyebur…. gw seneng banget…. akhirnya gw bisa menikmati keindahan laut dengan tenang dan damai.

waaa…. lucu2 bgt ikan2 di bawah laut. selama ini… gw selalu penasaran apa yang dikandung laut seluas itu. setiap kali gw nyebrang pulau, di kapal gw pasti mengagumi gelombang laut… dan selalu bertanya2 apa yang Dia kandung, begitu dalam dan penuh gairah? dan snorkeling menjawab pertanyaan itu dengan keindahan tanpa suara. Menyelam…semerta2 memutuskan hubungan lo dengan udara (yah ga putus bubar seh karena kan lo masoh bisa ngambil napas dari snorkel), hal ini menyebabkan telinga kurang mendengar. Air laut… membuat lo paham betapa berharganya oksigen disaat yang sama…. membuai lo dengan keabsahannya? hahaha… duh gw cari tahu dulu apa arti kata absah…yak … gw ga tau kenapa yang terlintas adalah kata itu….

…..

ok… ini dia

berdasarkan http://pusatbahasa.diknas.go.id/kbbi/index.php, keabsahan: ke·ab·sah·an n sifat yg sah. dan sah artinya: benar; asli; autentik. (^^)>, hooo… gw jadi ngerti kenapa ungakapan yang keluar ketika gw ingin menggambarkan perasaan di laut adalah keabsahan. (^^). let me drag you to that feeling…. i know it’s not a common word to used as an adjective and maybe false but… keep reading and you’ll know why.

Gw terkejut, ketika pertama kali merasakan misteri bawah laut. i watch the movie, i see the picture, i know there is a world under the sea. but it was my very first time to taste it. and it gives me the feeling that i need most lately. (^^).”the kind of feeling that tested my nerves to the full.” dan selagi gw merambah dan menjelajahi semampu yang gw gapai (dan dalam artian yang sebenarnya)… pikiran ini terlintas… Ketika air laut melingkupi satu badan lo, indera terluas di tubuh kita menerima ransangannya. sama seperti angin dingin di gunung, dilingkupi air laut membuat gw merasa senapas, sealiran dan menjadi dekat banget2 dengan bumi. dengan alam. dengan Tuhan. dan… the best thing is… di laut lo BEBAS. benar2 bebas untuk bergerak. lo bisa bergaya macam-macam dan ga perlu malu untuk itu. kaki dan tangan terentang membuka, menendang, menari, apapun… (well… mungkin ini efek gw ga bisa gaya renang apapun jadi bergerak ngasal yang penting maju pun pede jaya). dan orang ga akan komentarin lo. dan bergerak sebebas itu rasanya adalah terapi yang membuat gw melepaskan (lagi) ketegangan urat malu. (^^). dan dari situlah… gw belajar bahwa baik laut maupun gunung  tidak pernah meminta banyak tetapi “keaslian” kita. the nature of ourself.

Itu satu… dari arti keabsahan yang gw pakai untuk menggambarkan laut.

Do you ever remember what was it like to be in your mom’s womb? well… the Second SURPRISE is: snorkeling membangkitkan kenangan itu. (^^). Entahlah… mungkin alam bawah sadar gw yang melintaskan sedikit kenangan itu ketika gw snorkeling kemarenan ini. tp pikiran dan perasaan ” jadi ini rasanya jadi bayi di dalam rahim?”  itu muncul seadanya di sekujur tubuh gw. and it makes me happy. kerinduan yang terjawab. kebahagiaan kecil ketika yang sanggup kita lakukan hanyalah menerima dan nothing is wrong with that. Rasanya semua “benar” atau dibenarkan. Dia yang selalu mencintai, melingkupi kita dengan semua kebenaran itu. jadi… yah sedikit banyak ada semacam perasaan pulang ke rumah pertama. hahahaha. it’s kinda weird but amazing though.

Di perut ibu, kita dijalin dalam lingkup cairan dan selama 9 bulan berenang-renang. 9 bulan mungkin singkat, tapi mengingat hal ini, gw cukup yakin dan pede bahwa gw punya bakat yang meski kecil dan terpendam untuk BERENANG. hahaha. makanya… ketika Pak Tobing menanyakan “mau coba berenang tanpa live jacket?” gw langsung iya. dan melepas live jacket gw. seputaran dua putaran …. gw didampingi pak tobing dan ga nyangka banget bahwa gw beneran bisa berenang tanpa live jacket. wow! kemampuan gw naik 1 level. hehehe. lebih lepas dan bebas lagi gw bergerak di bawah permukaan laut. gw bahkan diajari untuk menyelam. hahaha. seruuu!!! walopun dah berani berenang tanpa live jacket dan menyelam, tanpa pengawasan pak Tobing… gw nda berani jauh2 dari live jacket. jadi meski ga dipakai… live jacket itu tetep gw bawa2. (>,<). abis kadang2 suka cape seh berenang.

Gimana? mengertikah penggunaaan kata “keabsahan” untuk menggambarkan laut? well… jawaban yang memuaskan hanya bisa lo dapat jika lo mengalaminya sendiri. (^,-). Please try it.

hmmm… ok… gw rasa ini dulu deh yang bisa gw bagi soal laut dan snorkeling. gw tambah satu gambar deh. hehehehe. foto2 lainnya nanti yah. gw punya kejutan untuk minggu depan. so enjoy this one sneak peak people.

***

Bintang laut...

Ga cuma di langit yang bertebaran bintang, di laut juga ada…

***

Biaya ke pulau seribu:

Angkot BO1 ( Grogol – Muara Angke) : @Rp. 3.000,-

Ojek Kapal (Muara Angke – P. Pramuka/ P. pramuka – muara angke) : @ Rp. 30.000,-

Sewa Kapal untuk island hoping : @ Rp 300.000/day (kapal muat smp dgn 15 org)

Sewa Pak tobing (guide) : @ Rp. 50.000/day

Sewa Rumah dermaga di P. semak daun : @ Rp 150.000 s/d Rp. 200.000,- / night (di semak daun bisa nenda juga)

Sewa snorkel + live jacket : @ Rp. 35.000,-/day

(makanya kalo rombongan bs lebih murah. kmrn ini gw pergi bertujuh dan total pengeluaran Rp. 300.000,-/ orang)

***

Iklan

10 pemikiran pada “SnorKELING

  1. Profitiat….
    akhirnya besok kl Q pulang bisa lomba renang balapan sm Q.
    he2….
    April kita ke sana lagi yuks….he2….

  2. Bisa minta info untuk sewa perahu di pulau seribu ga?? contact personnya gitu… coz qt ada rencana mancing kesana tp bingung cr sewaan perahunya.. thanks before..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s