low battery.


Sejak memasuki bulan Februari, gw kena gangguan low self esteem. Ditambah pula dengan masa PMS. lengkap sudah kedepresian gw. Yak! hidup gw langsung low battery. dan gw tidak menikmatinya barang sedetik pun apalagi bisa bersyukur kepadaNya. Hidup tidak bersemangat apalagi indah saat-saat seperti ini.

Apa penyebabnya?

Gw menolak diri gw sendiri. dan penolakkan itu lha yang membuat gw mendirikan benteng yang hanya bisa ditembus oleh orang-orang yang gw ijinkan masuk. I let people in and lock myself out. Sayangnya orang-orang yang gw ijinkan masuk adalah orang-orang yang kemudian gw biarkan memporak porandakan tatanan hati yang sudah dengan susah payah gw rapihkan. So my heart is broken into pieces. and still I don’t  let myself in. Gw ga percaya sama diri gw sendiri. setiap kali gw melihat gambaran diri gw, yang gw lihat hanyalah “gw yang ditolak”, jadi bagaimana mungkin gw membiarkan orang yang ditolak untuk masuk dan membereskan segala yang berantakkan dalam diri gw. I search every corner to find someone else to do the job. seseorang untuk membantu gw kembali menata kehidupan gw yang berantakkan. and I found no one. semua orang mengecewakan. Tiada yang bisa mencapai apa yang gw harapkan dari mereka. dan perasaan gw makin memburuk. memburuk. dan “sakit” seketika melelehkan semangat berbagi gw dan yang gw inginkan hanyalah penerimaan yang tulus. seseorang yang berbisik “I love you, no matter what”.

Gw pikir itu yang gw butuhkan… well… iya seh gw butuh pernyataan itu dari sekeliling gw, tapi yang lebih-lebih gw butuhkan adalah… diri gw yang berucap “I love me. I love being Monica”. dan tenaga gw terkuras habis untuk melawan segala suara sumbang yang digemakan orang lain dalam diri gw. the voice that i choose to believe more than my inner voice. and it’s a big mistake.

The  minute, I said “enough!” to that voices and start to listen my inner voice. I hear love spoken. It tell me that it’s ok for being not perfect. Everybody suffer and the pain is for Him to heal. I’m not alone. I was Loved.  and  He is charging His love into my life.

So…I am fine.

Walau pada saat ini gw masih susah berbagi, masih merasa sakit, masih mementingkan ego gw yang terluka, masih berusaha untuk “hidup” lagi. at least I learned to listen my inner voice. No one will love me more than I do. and if I don’t learn how to love myself, I wouldn’t know how to love you. (^^).

***

This is love: to fly toward a secret sky, to cause a hundred veils to fall each moment. First to let go of life. Finally, to take a step without feet.
Rumi

Your task is not to seek for love, but merely to seek and find all the barriers within yourself that you have built against it.

(uncertain whether this is Rumi. It also appears in A Course in Miracles)


Iklan

Satu pemikiran pada “low battery.

  1. dan…. postingan kali ini mengingatkan gue akan sebuah lagu yg lirikny:

    I decided long ago, never to walk in anyone’s shadows
    If I fail, if I succeed
    At least I live as I believe
    No matter what they take from me
    They can’t take away my dignity
    Because the greatest love of all
    Is happening to me
    I found the greatest love of all
    Inside of me
    The greatest love of all
    Is easy to achieve
    LEARNING TO LOVE YOURSELF
    It is THE GREATEST LOVE OF ALL…

    ayo semangat, moniq! 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s