Terkuat dan terberani


‘Disini kita belajar untuk tidak pernah meminta maaf pada hidup’

– 9 naga –

***

Iya mas ndra, kita tidak akan meminta maaf, kita akan berterima kasih kepada hidup. Aku tahu ini menyakitkan, tapi kamu terkuat dan terberani. Tidak mudah, tapi kamu dirancangNya tangguh dan semua ini akan berlalu. Lemah kita adalah kuatNya. Takut kita adalah beraniNya.

Tuhan maha penyembuh. Ulurkan tanganMu untuk anakMu ini… Dialah salah satu lelaki terberani dan terkuat yang pernah kukenal. Hidup tidak selalu ramah padanya, tapi dia tak pernah menyerah. Dia berdiri menerima segala yang nyata dan kali ini Tuhan, cukup ulurkan tanganMu saja lagi padanya maka dia akan kembali berjalan dengan gagah dan memuliakan namaMu. Curahkan kuasa penyembuhanMu dan Anugerahkan dia berani dan kuatMu menempuh Golgota. Aku percaya hanya mereka yang terpilih yang Kau ijinkan dan mampukan untuk menanggung Rahmat PenderitaanMu. Maka kuatkan hambamu ini dan bukalah segenap kemampuannya untuk dapat mengerti dan memahami segala yang terjadi. Biarlah dia tak henti mengucap syukur dan memuliakan namaMu di sepanjang waktunya. Dan hanya padaMulah empunya kehidupan, aku berdoa dan memohon untuknya yang tak pernah menyerah. Tuhan berikanlah yang terbaik untuk mas ndra dan keluarganya. Ringankan beban mereka dan kabulkanlah doa-doa kami yang percaya dan mengasihinya… Terjadilah hidup kami, seturut kehendakMu.

Amin.

***

Semua orang melantunkan doa dan percaya padaNya untukmu. Tak henti dan tak putus. Cepat sembuh ya mas ndra. Masih ada mimpi-mimpi yang belum kita genggam. Dia sedang menyiapkan rencana terbaikNya untukmu dan semua akan indah pada waktuNya.

***

‘Mas, kamu pantang rokok kan?’

‘Ga, dek, aku pantang menyerah!’

-Mas ndra, app 2011-

Iklan

5 pemikiran pada “Terkuat dan terberani

  1. moncil, kamu juga harus kuat, kamu juga harus berani.
    aku baca tulisanmu itu pagi ini. dan rasanya pengen nangis

    pengen peluk moncil

    *terusmenerus berdoa untuk kalian berdua

  2. Mas Hendra (kang mas Sronggot)

    Rekan satu companion dalam crew Sound-System Seminari…
    Terkuat dan terberani,
    Memang waktu itu speaker-speaker TOA raksasa itu luar biasa berat…
    dan Memang instalasi sound dengan strom-stromnya itu ada di atas langit-langit bangunan tertinggi seminari,
    Kuat dan berani, bangga dulu kala menjadi bagian dalam satu kerja,
    dan hidup ini tak lebih berat dan lebih tinggi dari speaker dan intalasi di atas eternit…

    Berjuang terus, pantang menyerah… Doaku selalu bagi kaum kita,
    yang terkuat, yang terberani…

    Salam (S)TOA,
    God bless…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s