Di Pangkuan Hening


Malam itu, aku menginginkan keheningan lebih daripada apapun. Maka aku beranjak keluar dari tempatku meringkuk. Aku berjalan cukup jauh, mencari tempat dimana hening mudah kutemukan. Sampailah aku ke taman dimana pohon-pohon besar berdiri tinggi dan sebuah kolam menjadi pusatnya. Aku melihat hening terduduk di bangku taman itu, tepat menghadap kolam. Diam dan damai. Aku berjalan pelan dan pasti ke arahnya, aku tahu dia menyadari keberadaanku. Bahkan aku tahu, bahwa dia sedang menungguku. Malam itu, dia tahu  aku akan mencarinya.

Malam itu, tidak ada purnama. Hanya bintang gemintang yang berkilau menghias langit gelap. Aku menghampiri hening kemudian duduk, berbaring, dan meletakkan kepalaku di pangkuannya. Aku menengadah kepada langit dan nampaklah di mataku bayang hitam pohon-pohom membingkai pekat. Sesekali berdesir menari dengan alunan kerik jangkrik. Aku dan hening terdiam. Mataku bermanja dengan kedip gemintang dan telingaku terbuai senandung binatang. Kubiarkan dingin meragaiku.  Perlahan  kurasakan diriku berbaur dengan malam. Diam – diam cintaNya merayap memenuhi anganku, diam-diam rinduNya mengalir menyentuh hatiku, diam-diam kubisikkan namanya diantara belaian semilir. Malam itu, dia tahu aku akan mencariNya.

Malam itu, tidak ada purnama. Hanya bintang gemintang yang berkilau menghias langit gelap. Dia menghampiriku, kemudian duduk , berbaring, dan meletakkan kepalaNya di pangkuan hening. Tepat di sebelah kiriku. Aku menoleh kepadanya dan Dia tersenyum. Kubiarkan hangat menjiwaiku. Aku dan Dia menengadah kepada langit tanpa purnama, di pangkuan hening kami terdiam. Malam itu, aku tahu aku akan menemukanNya.

“Tuhan… aku menginginkan lebih banyak lagi malam dimana hanya ada aku dan Kau menengadah kepada langit pekat penuh bintang. Tidak meminta, tidak menuntut, hanya menikmati hadir di titik nadir kehidupan.  Diam-diam aku tersengguk mengaduh, diam-diam Kau mendekapku. Tidak bertanya, tidak berkata, hanya menerima apa yang ada padaku. Itu pun cukup bagiku.”

Iklan

Satu pemikiran pada “Di Pangkuan Hening

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s